Rabu, 19 Maret 2014

Sahabat

Pasti udah gak asing lagi dengan namanya sahabat? Lo pada punya sahabat kan? Atau lo nganggap dia sahabat padahal dia hanya nganggap lo temen biasa atau terkadang musuh. Sakit sekali bukan?

Sahabat itu selalu ada setiap saat ketika membutuhkan. Membutuhkan rumah, mobil, pesawat,dsb. Hanya sejak ada aliran Iritisme dan Pelitisme, seakan fungsi sahabat berbanding 180 derajat. Dahulu yang loman mendadak sok.
"Bro, please jemput gue dong. Gue ga ada tebengan."
"Sorry gue harus tegas. Gue gak mau nebengin lo lagi.
Nah contoh kayak gini yang patut tidak ditiru. Gimana gak, tegas pada sahabat? Gak salah? Manusia tipe kayak gini ini perlu dimasukin RSJ. Nebeng aja diperhitungkan.

Sahabat itu selalu ada saat duka dan suka. Kenapa duka dan suka. Ingat peribahasa "Berakit-rakit ke hulu, Bersenang-senang kemudian" kan? Nah, artinya duka-duka dulu suka-suka kemudian. Jangan waktu suka aja kita dateng tapi duka kagak pernah.

"Ayo makan gue traktir"
"Oke"
Seminggu kemudian.
"Lo nraktir gue dong. Gue bokek."
"Itu Derita Loe"

Super sekali. Sahabat tipe 13 dalam wikipedia gue, yakni ga pernah balas budi. Tetapi jangan salah mengartikan balas budi lho. Punya sahabat yang kurang mampu, jangan dipaksa untuk balas budi kepada lo.

Sekain postingan gue kali ini. Gue sebenernya ngeblog untuk menghilangkan stress akibat problem yang berkepanjangan. Tetap semangat dan keep kiyut...!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar